5 bahaya keselamatan terbesar bagi perusahaan manufaktur

Menjalankan bisnis manufaktur jauh lebih kompleks daripada memiliki perusahaan jasa. Ini masuk akal, mengingat semua prosedur yang diperlukan untuk membuat suatu produk. Anda tidak hanya membutuhkan peralatan yang tepat, tetapi Anda juga harus mengenalkan sistem dan prosedur untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Di antara semua hal yang berbeda ini, manajemen harus memberi perhatian ekstra pada keselamatan tenaga kerja mereka. Masalah kelistrikan, tumpahan bahan kimia, dan kerusakan peralatan dapat membahayakan nyawa mereka sementara berpotensi merugikan jutaan perusahaan.

Artikel ini akan menganalisis lima bahaya keselamatan terbesar bagi perusahaan manufaktur.

1. Cedera listrik

Anda harus selalu mempertimbangkan potensi masalah kelistrikan apa pun jenis bisnis yang Anda jalankan. Hal-hal seperti kabel yang rusak dapat menimbulkan bahaya besar bagi produk dan peralatan, tetapi juga bagi karyawan. Penyalahgunaan dapat menyebabkan cedera yang lebih kecil dan lebih besar, seperti luka bakar dan sengatan listrik.

Dalam kebanyakan kasus, kecelakaan terjadi karena kontak dengan saluran listrik, namun, hal itu juga dapat disebabkan oleh perawatan yang buruk, penggunaan kabel dan ekstensi yang tidak memadai, dan pentanahan yang salah. Bahkan jika Anda memiliki peralatan terbaik, pada akhirnya akan rusak seiring waktu, meningkatkan kemungkinan cedera dan kematian.

Inilah sebabnya mengapa perusahaan harus mengeluarkan uang untuk layanan perlindungan kebakaran yang berkualitas. Dengan melakukan inspeksi dan perawatan rutin, Anda dapat yakin bahwa semua sistem dalam kondisi siap pakai. Selain itu, penting juga bagi karyawan untuk mengikuti prosedur keselamatan saat menggunakan sistem kelistrikan.

2. Tergelincir dan jatuh

Kebanyakan orang Amerika tidak menyadari hal ini, tetapi terpeleset dan tersandung merupakan bahaya terbesar bagi karyawan. Jatuh adalah yang paling berbahaya dari semua kecelakaan industri yang melampaui sengatan listrik dan luka bakar. Mereka adalah penyebab utama kematian dan cedera dalam sektor swasta, menyebabkan gegar otak, patah tulang, dan jenis kerusakan lainnya.

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan karyawan dan pekerja untuk mengurangi ancaman ini. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kebersihan tempat setiap saat. Peralatan, perkakas, dan suku cadang yang tergeletak di lantai pada akhirnya akan menyebabkan cedera, jadi jagalah agar tetap rapi.

Cara fantastis lainnya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengenakan alas kaki yang tepat. Selain itu, manajemen perusahaan dapat memasang tikar dan pagar khusus di area yang berisiko tinggi.

3. Cedera terkait peralatan

Tidak peduli seberapa sering Anda menggunakan mesin, Anda tidak boleh meremehkannya. Kesalahan penilaian kecil dapat menyebabkan cedera parah dan bahkan kematian.

Jenis cedera akan tergantung pada mesin yang tersedia. Sebagian besar kecelakaan tersebut disebabkan oleh peralatan seperti lift, power jack, forklift, dan berbagai kendaraan. Meskipun mesin yang rusak terkadang menyebabkan cedera ini, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar.

Oleh karena itu, karyawan perlu mematuhi pedoman OSHA terkait penggunaan peralatan industri. Selain itu, perusahaan harus melakukan yang terbaik untuk memberikan pelatihan yang sangat baik dan menerapkan pengujian yang ketat sebelum mengizinkan karyawan menangani peralatan tersebut.

Anda juga harus mempertimbangkan untuk menggunakan pengawas untuk pengawasan. Terakhir, perawatan dan inspeksi rutin memastikan bahwa kendaraan berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Cedera kimia

Cedera kimia adalah kecelakaan yang relatif umum tetapi tidak terjadi di setiap sektor. Mereka lazim dalam industri minyak, gas, transportasi, pergudangan, pengelasan, pertambangan, dan kayu. Kecelakaan ini paling sering terjadi pada pelukis, petugas kebersihan, teknisi kimia, dan petani.

Dalam kebanyakan kasus, pekerja menderita cedera melalui paparan kulit atau penghirupan. Cedera kimia bisa sangat berbahaya, menyebabkan kerusakan dari waktu ke waktu tanpa seseorang menyadarinya sampai terlambat. Selain luka bakar dan keracunan, pekerja juga bisa menderita amonia, kerusakan saraf, dan kanker.

Mengenakan pakaian yang tepat adalah cara terbaik untuk menghindari kecelakaan tersebut. Karyawan harus meluangkan waktu mereka untuk mempersiapkan penanganan, memastikan semua prosedur keselamatan sudah ada. Selain pakaian khusus, Anda juga perlu memastikan bahwa area tersebut aman untuk transportasi.

5. Penguncian-Tagout

Terkadang, cedera terjadi saat kami mencoba mencegah cedera lainnya. Dengan kata lain, teknisi mungkin terjebak di dalam mesin saat melakukan perawatan rutin. Pelepasan energi atau power-up yang tidak disengaja dapat menyebabkan cedera parah dan kematian. Inilah sebabnya mengapa tim perlu memastikan semuanya dimatikan sebelum inspeksi dan perbaikan.

Kecelakaan Lockout-Tagout dapat menyebabkan luka, laserasi, sengatan listrik, terjepit, luka bakar, patah tulang, dan cedera lainnya. Jenis kerusakan tergantung pada mesin yang diperbaiki seseorang.

Untuk mencegah kecelakaan ini, sebaiknya jadwalkan perawatan setelah bekerja. Anda juga dapat memasang tanda peringatan di area tersebut sehingga tidak ada yang mengganggu teknisi saat mereka melakukan perbaikan yang diperlukan.

Tabel nomor totobet singapura akan langsung kami update sehabis bergantu tahun dan dimulai 1 januari mendatang. Kombinasikan seluruh result togel hk sebelummnya untuk membuahkan angka tarikan paito terbaik untuk dipasang nanti malam.