Paus Fransiskus mengatakan mantan Paus Benediktus “sakit parah” dan meminta doa untuknya

FOTO FILE: Paus Emeritus Benediktus XVI disambut oleh para Kardinal ketika dia tiba untuk menghadiri upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan
Paus Emeritus Benediktus XVI disambut oleh para Kardinal saat ia tiba untuk menghadiri upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 22 Februari 2014.

Max Rossi / REUTERS


Kota Vatikan — Paus Fransiskus mengatakan pada hari Rabu bahwa pendahulunya, Paus Emeritus Benediktus XVI, “sakit parah” dan dia berdoa untuknya dan ingin umat beriman juga. Benediktus berusia 95 tahun. Kesehatannya terus memburuk.

“Saya ingin meminta Anda semua untuk mendoakan doa khusus bagi Paus Emeritus Benediktus,” kata Fransiskus di akhir audiensi umumnya, berbicara dalam bahasa Italia.

Dia meminta orang-orang untuk “mengingat dia, karena dia sangat sakit, meminta Tuhan untuk menghibur dan mendukungnya.”

Kantor pers Vatikan mengatakan kepada CBS News bahwa mereka tidak tahu lebih banyak tentang kondisi Benediktus selain apa yang dikatakan Francis.

Benediktus, yang pada 2013 menjadi paus pertama yang mengundurkan diri dalam enam abad, hampir seluruhnya menarik diri dari pandangan publik.

FOTO FILE: Mantan paus Benediktus disambut oleh Paus Francis selama upacara untuk menandai ulang tahun ke-65 penahbisannya menjadi imamat di Vatikan
Mantan Paus Benediktus, kanan, disambut oleh Paus Fransiskus dalam upacara peringatan 65 tahun penahbisannya sebagai imam di Vatikan pada 28 Juni 2016.

Vatikan Media / REUTERS


Beberapa foto yang muncul darinya menunjukkan kesehatannya semakin lemah.

Kembali pada tahun 2013, dia mengutip kesehatan fisik dan mentalnya yang menurun dalam keputusannya untuk menjadi paus pertama sejak 1415 yang melepaskan pekerjaan sebagai kepala Gereja Katolik sedunia.

Paus emeritus Jerman, yang bernama asli Joseph Ratzinger, telah menjalani kehidupan yang tenang di bekas biara di dalam Vatikan.

Pengunduran dirinya menciptakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana dua paus – Benediktus dan Francis – hidup berdampingan di dalam tembok negara kota kecil itu.

Pada bulan April, sekretaris lama Benediktus, Uskup Agung Georg Gaenswein, mengatakan kepada Vatikan News bahwa mantan paus itu “secara fisik relatif lemah dan rapuh” tetapi “dalam semangat yang baik.”


keluaran sgp terlengkap sgp dirangkai sedemikian rupa secara lengkap bersama dicatatnya hasil pengeluaran sgp dari awal periode togel singapore dimainkan. Sehingga bisa dipastikan bahwa data sgp sangatlah lengkap dan dapat dikontrol penuh oleh para bettor. Dengan sanggup di stelnya data sgp menjadi berasal dari hari, tanggal, dan periode. Dengan segala kemudahan melalui tabel knowledge sgp udah pasti togelmania sangat memerlukannya.