Taliban melarang perempuan dan anak perempuan menghadiri universitas di Afghanistan

Otoritas de facto Taliban pada hari Selasa melarang perempuan dan anak perempuan untuk menghadiri universitas dan mendapatkan pendidikan tinggi Afganistanmenurut surat yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Taliban.

Perintah hari Selasa, yang secara efektif segera, menyelesaikan semua pembatasan yang diberlakukan Taliban pada kehidupan wanita Afghanistan pada 1990-an, membawa wanita Afghanistan dan Afghanistan hampir tiga dekade ke belakang.

“Berdasarkan keputusan kabinet… pendidikan untuk perempuan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut,” bunyi pernyataan yang di-tweet oleh juru bicara kementerian Hafiz Hashimi. “Keputusan itu harus segera dilaksanakan.”

Taliban merebut kekuasaan lebih dari 15 bulan yang lalu dan segera merampas hak-hak dasar anak perempuan dengan melarang pendidikan menengah untuk kelas enam ke atas. Tetapi perempuan diizinkan untuk menghadiri universitas di kelas yang dipisahkan berdasarkan gender. Tidak ada negara di dunia saat ini yang mengakui pemerintah Taliban.

Desas-desus penutupan universitas telah beredar di media sosial Afghanistan sejak pemimpin baru ditunjuk untuk posisi kementerian pendidikan tinggi. Mawlawi Neda Muhamad dianggap sebagai garis keras Taliban dan dipilih oleh pemimpin tertinggi untuk posisi tersebut.

Fawzia Koofi, anggota Parlemen di pemerintahan republik, berbicara dengan CBS News dan menyebut keputusan itu tragis. Koofi juga memperingatkan dunia untuk serius dengan Taliban.

“Sejak satu tahun (lalu), Taliban terus memperketat pembatasan mereka setiap hari terhadap perempuan, tetapi sebagai imbalannya, mereka mendapat banyak dukungan politik dan hak istimewa dari dunia,” kata Koofi. “Tidak ada tekanan politik dan mereka mendapatkan $40 juta setiap minggu, dan mengapa mereka harus peduli dengan hak asasi manusia dan hak perempuan?”

Koofi juga mengatakan kepada CBS News, “Saya pikir ini saatnya dunia, sebelum 9/11 lainnya terjadi, untuk serius dalam masalah ini dan menjatuhkan sanksi pada individu Taliban.”

Seorang wanita bernama Shamsia, yang ingin digunakan hanya dengan nama depannya saja, kuliah di universitas yang dikelola pemerintah. Dia mengatakan mimpi terburuknya adalah dilarang masuk universitas.

‘Itu adalah mimpi buruk saya setiap malam,’ katanya Berita CBS. “Dan hari ini, aku bisa melihat mimpi buruk itu di siang hari dengan mata terbuka.”

sgp prize sgp dirangkai sedemikian rupa secara lengkap dengan dicatatnya hasil pengeluaran sgp berasal dari awal periode togel singapore dimainkan. Sehingga sanggup dipastikan bahwa information sgp sangatlah lengkap dan dapat dikontrol penuh oleh para bettor. Dengan bisa di stelnya knowledge sgp merasa berasal dari hari, tanggal, dan periode. Dengan segala kemudahan melalui tabel knowledge sgp telah tentu togelmania sangat memerlukannya.