Tersangka remaja dalam penembakan sekolah di Brasil yang menewaskan 4 orang mengenakan tanda swastika, kata polisi

Seorang mantan siswa bersenjata pistol semi otomatis dan revolver yang menewaskan empat orang dan melukai 12 lainnya di dua sekolah di Brasil memiliki swastika disematkan di rompinya dan telah merencanakan serangan selama dua tahun, kata polisi.

Penembakan itu terjadi Jumat di sebuah sekolah umum dengan siswa sekolah dasar dan menengah dan sebuah sekolah swasta, keduanya terletak di jalan yang sama di kota kecil Aracruz di negara bagian Espirito Santo di Brasil tenggara. Tiga guru dan seorang siswa tewas. Lima dari yang terluka tetap di rumah sakit.

Sekitar empat jam kemudian, penembak, yang diidentifikasi sebagai anak laki-laki berusia 16 tahun yang dulu belajar di sekolah umum, ditangkap oleh polisi, kata Gubernur Espirito Santo Renato Casagrande. Pihak berwenang tidak merilis nama tersangka.

Tersangka remaja dalam penembakan sekolah di Brasil yang menewaskan 4 orang mengenakan tanda swastika, kata polisi
Pemandangan sekolah negeri Primo Bitti, salah satu dari dua sekolah tempat penembakan terjadi di Aracruz, Negara Bagian Espirito Santo, Brasil, pada 25 November 2022. Sedikitnya empat orang tewas dan 12 lainnya luka-luka. Tersangka remaja ditangkap.

KADIJA FERNANDES/AFP/Getty Images


Pihak berwenang mengatakan remaja itu menggunakan mobil keluarganya untuk pergi dari satu sekolah ke sekolah lain, dan menyembunyikan pelat nomornya dengan kain.

Rekaman kamera keamanan menunjukkan dia mengenakan rompi antipeluru, menurut sekretaris keamanan publik Espirito Santo Márcio Celante. Penembak memperoleh akses ke ruang guru di sekolah umum setelah membuka kunci.

Casagrande mengatakan senjata semi otomatis milik polisi militer, sedangkan revolver adalah senjata pribadi yang terdaftar atas nama ayah mantan siswa, seorang perwira polisi militer.

Penembak ditahan di fasilitas untuk penjahat di bawah umur.

Polisi mengatakan penyelidikan masih awal dan mereka tidak bisa langsung mengambil kesimpulan tentang motif penembakan hari Jumat. Namun mereka mengatakan penyerang berusia 16 tahun itu mengenakan pakaian ala militer dan lambang swastika.

Keluarga mengatakan dia telah menerima perawatan psikiatri, yang belum diberitahukan kepada sekolah.

“Ini menunjukkan bagaimana budaya kekerasan menjadi kenyataan bagi sebagian orang, terutama anak muda. Ini adalah masalah kesehatan mental yang harus dihadapi masyarakat saat ini,” kata Casagrande.

Serangan sekolah jarang terjadi di Brasil, tetapi telah terjadi dengan frekuensi yang lebih besar dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak jauh dari tempat terjadinya serangan hari Jumat, di kota Vitoria, seorang mantan siswa memasuki sekolahnya dengan bahan peledak dan pisau rakitan pada bulan Agustus. Tidak ada siswa atau guru yang terluka.

Sebulan kemudian, di negara bagian timur laut Bahia, remaja lain menggunakan senjata ayahnya untuk menembak dan membunuh seorang siswa di kursi roda.

Kedua penyerang telah bertemu secara online di grup obrolan, polisi kemudian menyimpulkan.

Kembali pada tahun 2019, dua mantan siswa memasuki sekolah mereka dan membunuh delapan orang di kota Suzano di negara bagian Sao Paulo. Mereka kemudian bunuh diri. Teman-teman memberi tahu polisi bahwa mereka berdua terobsesi dengan penembakan Columbine tahun 1999 di Amerika Serikat.

Presiden Jair Bolsonaro telah menjadi pendukung vokal hak senjata. Para ahli mengatakan bahwa dalam empat tahun terakhir lebih dari 40 dekrit mempermudah warga Brasil untuk membeli dan mendaftarkan senjata. Institut Sou da Paz, sebuah organisasi masyarakat sipil, mengatakan dalam sebuah laporan pada bulan September bahwa orang Brasil membeli lebih dari seribu senjata per hari.

Pada awal tahun ini, seorang influencer sayap kanan dan pendukung Bolsonaro mengatakan dalam sebuah podcast bahwa partai Nazi harus dibentuk di Brasil, agar memiliki kebebasan berbicara.

Saat itu, presiden mengutuk komentar sang influencer dan membandingkan Nazisme dengan Komunisme. Tetapi pada tahun 2021, Bolsonaro menjadi tuan rumah di kantornya dan berfoto dengan anggota parlemen Jerman Beatrix von Storch, yang merupakan cucu dari salah satu menteri Hitler.

sgp pengeluaran sgp dirangkai sedemikian rupa secara lengkap dengan dicatatnya hasil pengeluaran sgp dari awal periode togel singapore dimainkan. Sehingga bisa dipastikan bahwa information sgp sangatlah lengkap dan dapat dikontrol penuh oleh para bettor. Dengan sanggup di stelnya knowledge sgp menjadi berasal dari hari, tanggal, dan periode. Dengan segala kemudahan melalui tabel data sgp udah pasti togelmania amat memerlukannya.