Trump melihat peluang dalam kekacauan dokumen rahasia Biden

Trump melihat peluang dalam kekacauan dokumen rahasia Biden

Mantan presiden Donald Trump ingin menguangkan skandal dokumen rahasia Presiden Biden yang terurai.

Dalam email penggalangan dana dari kampanyenya pada hari Sabtu, Trump meminta pendukungnya untuk “meningkatkan dan MELAWAN KEMBALI” terhadap “STANDAR GANDA yang jelas” setelah Gedung Putih mengungkapkan bahwa pembantu Mr. Biden telah menemukan lima halaman tambahan dokumen rahasia di rumahnya di Wilmington, Delaware.

“5 LEBIH BANYAK DOKUMEN RAHASIA ditemukan di rumah Biden! DI MANA SERANGANNYA?,” bunyi email dari kampanye Trump.

“Tidak seperti Joe Biden, Presiden Trump TIDAK ADA YANG SALAH,” lanjut email tersebut sebelum memberikan tautan untuk menyumbang ke kampanyenya.

FBI menyita lusinan kotak berisi materi rahasia selama penggerebekan di perkebunan Mar-a-Lago milik Trump di Palm Beach, Florida pada bulan Agustus.

Pada bulan November, presiden Biden menunjuk Jack Smith untuk mengawasi penyelidikan terhadap Trump, termasuk apakah dia menyimpan dokumen rahasia secara ilegal di kediaman dan kantornya.

Penggeledahan tersebut memicu protes dari Trump dan anggota Partai Republik lainnya yang menuduh Departemen Kehakiman bias politik dalam melakukan penggeledahan yang sangat sensasional terhadap properti mantan presiden tersebut.

Partai Republik juga mempertanyakan mengapa FBI tidak melakukan hal serupa terhadap properti Tuan Biden setelah tumpukan dokumen rahasia pemerintah ditemukan di gedung perkantoran Washington yang digunakan Tuan Biden ketika dia menjadi profesor kehormatan di Universitas Pennsylvania.

Dokumen-dokumen tersebut, yang berasal dari masa Tuan Biden sebagai wakil presiden, ditemukan pada 2 November, hanya enam hari sebelum pemilihan paruh waktu. Masalah tersebut baru diketahui publik saat diungkap oleh CBS News.

Kumpulan dokumen rahasia kedua kemudian ditemukan di garasi Mr. Biden di Wilmington oleh para pembantu Gedung Putih. Staf Tuan Biden memberi tahu Departemen Kehakiman bahwa mereka telah menemukan gelombang kedua pada 20 Desember.

Gedung Putih mengkonfirmasi gelombang pertama pada hari Senin dan telah mengungkapkan temuan tambahan dalam serangkaian pernyataan dalam beberapa hari terakhir.

Undang-undang federal melarang keras pemindahan atau penyimpanan dokumen atau materi rahasia di luar lokasi aman tanpa izin, yang tidak akan dimiliki oleh Biden, wakil presiden di Gedung Putih Obama.

House Republicans, sekarang menjadi mayoritas, telah berjanji untuk menyelidiki kesalahan penanganan materi rahasia yang dilakukan oleh Tuan Biden. Jaksa Agung Merrick Garland juga telah menunjuk jaksa penuntut khusus, Robert K. Hur, untuk menyelidiki masalah tersebut, mengingat sifat situasi yang “luar biasa”.

togel sidney kebanyakan bakal segera otomatis terupdate bersamaan bersama dengan pengumuman livedraw sgp pools. Jadi mampu dipastikan bahwa setiap keluaran sgp yang di terima sanggup dipertanggungjawabkan keasliannya. Sebab sebetulnya singapore pools udah bekerjasama baik bersama dengan website ini sejak lama. Dan beri tambahan keyakinan untuk jadi penyalur hasil keluaran sgp formal berasal dari perusahaan berikut di tanah air melalui kami.